| |
New York Harus Keluarkan Banyak Uang Untuk Bunuh Kepinding Jumat, 30 Juli 10New York, Koran Internet: Di kota yang tak pernah tidur ada penghuni yang kesibukannya meningkat pada malam hari padahal warga New York ingin mengusir makhluk yang tak diundang itu --makhluk tersebut adalah kepinding!
Pemerintah kota New York, Rabu, mengeluarkan 500.000 dolar AS untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai hewan kecil penghisap darah tersebut, dalam upaya membunuhnya setelah keluhan tentang kehadiran tumbila naik sebanyak 40 persen dalam tiga tahun belakangan.
"Setiap orang ingin datang ke New York, termasuk kutu busuk," kata wanita anggota Dewan New York City Christine Quinn. "Tetapi kita memiliki pesan buat mereka ... mati kau!"
Mantan presiden AS Bill Clinton telah memerangi penyebaran kepinding di kantornya di Harlem, bersama dengan gerai pakaian dalam Victoria`s Secret, tokoh pakaian remaja Hollister dan sejumlah hotel yang telah kehilangan penghasilan bernilai ribuan dolar untuk memerangi makhluk menjengkelkan itu.
New York telah diserbu tumbila dalam jumlah yang luar biasa, sebagian akibat kepadatan penduduk dan jutaan wisatawan yang mengunjungi kota tersebut setiap tahun, kata Quinn.
Hewan kecil dengan bau menyengat itu suka bersarang di furnitur dan tempat tidur serta menghisap darah manusia dan hewan lain.
Tahun lalu, lebih dari 33.000 orang menghubungi saluran keluhan kepinding di kota tersebut untuk minta bantuan dalam menangani kutu kecil itu yang bisa membuat tubuh manusia gatal-gatal dan bentol-bentol.
Tumbila memang tidak membawa penyakit, tapi untuk terbebas dari makhluk penghisap darah tersebut sulit dilakukan dan mahal. Hewan itu, meskipun kecil, bisa menimbulkan "penderitaan emosi, kejiwaan dan ekonomi", kata wanita anggota Dewan Kota Gale Brewer. (TS/Ant) lihat komentar (0) | versi cetak Formulir Komentar
|
|