| |
Afsel Tidak Menarik Cukup Investasi Jumat, 30 Juli 10Johannesburg, Koran Internet: Afrika Selatan tidak menarik cukup investasi asing untuk mengatasi tingginya pengangguran dan kemiskinan, Bank Dunia mengatakan Kamis, mengutip biaya tenaga kerja tinggi sebagai kunci pencegahan.
"Afrika Selatan kurang menarik investasi asing langsung dan kurang mengekspor hasil industri daripada banyak negara dalam kelompok sebaya," sebuah laporan mengatakan.
Laporan iklim investasi dibandingkan negara lain dengan ekonomi-ekonomi yang muncul seperti Brasil, India dan China.
Biaya tenaga kerja tinggi dan produktivitas produksi yang rendah menahan kembali ekonomi, katanya, di negara di mana serikat pekerja meminta kenaikan gaji lebih dari dua kali lipat tingkat inflasi.
"Pertumbuhan ekspor manufaktur dibatasi oleh relatif tingginya biaya tenaga kerja, termasuk manfaat dan upah yang dibayarkan kepada karyawan," kata laporan.
Biaya tenaga kerja di Afrika Selatan melampaui pasar yang baru muncul seperti Brasil, Chili dan Argentina, katanya.
Karyawan dari perusahaan logistik dan transportasi milik negara Transnet awal tahun ini memberikan kenaikan upah 11 persen aksi pemogokan panjang. Pada Juni, inflasi sebesar 4,2 persen.
Pegawai pemerintah juga mempersiapkan untuk sebuah pemogokan bulan berikutnya tentang kenaikan gaji.
Sementara Afrika Selatan peringkat tinggi dalam kemudahan melakukan bisnis, pengangguran dan kemiskinan tetap luas.
"Kami memahami kebutuhan untuk perubahan struktural dalam perekonomian yang menghadapi kendala," kata Menteri Perdagangan Rob Davies dalam rilis laporan.
"Bahkan pada masa boom ekonomi, pengangguran sekitar 22 persen, sekarang sudah di 25 persen," kata Davies.
Awal bulan ini, Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan mendesak pemerintah untuk menurunkan pengangguran yang terus tinggi. (TS/Ant) lihat komentar (0) | versi cetak Formulir Komentar
|
|